Dasar - dasar Kewirausahaan.
Nama : Yenti
Wahyuni Arti
Kelas : 4id06
NPM : 37416740
KEWIRAUSAHAAN
Dasar - dasar Kewirausahaan.
Kewirausahaan adalah suatu proses yang dinamis untuk meningkatkan
kesejahteraan. Kesejahteraan ini diciptakan oleh individu-individu yang
bersedia mengambil risiko, atas kekayaan, waktu, dan/atau karier dalam
menyediakan nilai (sesuatu yang bernilai) pada barang atau jasa. Barang atau
jasa itu sendiri mungkin merupakan suatu produk atau jasa baru dan unik atau
mungkin juga tidak, tetapi nilai merupakan sesuatu yang mesti ditambahkan oleh
para pengusaha dengan menjamin danmengalokasikan sumber daya dan keahlian
tertentu).
Konsep
Kewirausahaan mulai diperkenalkan
pada abad ke-18 di Prancis oleh Richard Cantillon. Pada periode yang sama di
Inggris juga sedang terjadi revolusi industri yang melibatkan sejumlah
entrepreneur. Kemudian, gagasan tersebut dibahas secara lebih mendalam oleh
Joseph Schumpeter, seorang ahli ekonomi Jerman, pada tahun 1911. Melalui teori
pertumbuhan ekonomi dari Schumpeter konsep entrepreneurshiptelah didudukkan
pada posisi yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan.
Pengertian
kewirausahaan itu sendiri berkembang
sejalan dengan evolusi pemikiran para ahli ekonomi di dunia barat, kemudian
menyebar ke negara-negara lain termasuk ke Indonesia. Di negara kita sendiri
konsep entrepreneurship tersebut dialih bahasakan sebagai kewiraswastaan atau
kewirausahaan. Dari sejumlah definisi yang dikemukakan oleh para ahli baik
dalam maupun luar negeri diketahui bahwa terdapat banyak keragaman definisi
yang terjadi. Hal ini sangat mungkin karena konsep
kewirausahaan itu sendiri merupakan konsep ilmu sosial yang bersifat
dinamis dan akan selalu mengalami perubahan seiring dengan kemajuan yang
dicapai oleh perkembangan ilmu itu sendiri. Sejumlah definisi yang telah
disumbangkan oleh para ahli tersebut merupakan landasan bagi pengembangan studi
lebih lanjut.
Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa
kewirauasahaan adalah suatu proses menciptakan sesuatu dengan menggunakan waktu
dan kegiatan disertai modal, jasa dan resiko serta menerima balas jasa,
kepuasan, dan kebebasan pribadi.
Tujuan
Kewirausahaan
Dalam pendidikan kewirausahaan diajarkan dan ditanamkan
mengenai sikap dan perilaku untukmembuka bisnis, agar mereka di kemudian hari
menjadi seorang wirausaha yang berbakat dan berhasil.
Adapun tujuan kewirausahaan adalah :
a.
Untuk mewujudkan kemampuan dan
kemantapan para wirausaha untuk meng hasilkan kemajuan dan kesejahtraan
masyarakat.
b.
Untuk membudayakan semangat, sikap,
prilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan pelajar dan masyarakat yang
mampu, handal, dan unggul.
c.
Untuk meningkatkan jumlah para
wirausaha yang berkualitas.
Manfaat
Wirausaha
a. Menambah daya tampung tenaga kerja, sehingga dapat
mengurangi pengangguran.
b. Memberi contoh bagaiamana harus bekerja keras, tekun, tetapi
tidak melupakan perintah agama.
c. Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien,
ekonomis, tidak berfoya-foya dan tidak boros.
d. Menjadi contoh bagi anggota masyarakat sebagai pribadi
unggul yang patut diteladani.
e. Berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan
sosial sesuai dengan kemampuannya.
Keuntungan
dan Kelemahan Berwirausaha
Ada beberapa keuntungan dan kelemahan berwirausaha
diantaranya:
Keuntungan berwirausaha
Keuntungan berwirausaha
1)
Terbuka peluang untuk memperoleh
peluang manfaat dan keuntungan secara maksimal
2)
Terbuka peluang untuk memperlihatkan
potensi wirausaha secara penuh.
3)
Terbuka peluang untuk membantu
masyarakat di dalam usaha.
4)
Terbuka peluang untuk mencapai
tujuan usaha yang dikehendaki.
Kelemahan
berwirausaha
1)
Bekerja keras dan waktunya sangat
panjang.
2)
Memperoleh pendapatan yang tidak
pasti dan resiko yang sangat besar.
3)
Tanggung jawabnya sangat besar.
Sasaran
dan Asas Kewirausahaan
Dalam berwirausaha pasti memiliki sasaran yang ingin dicapai
serta asas untuk tercapainya tujuan.
Sasaran Kewirausahaan adalah:
1)
Para generasi muda pada umumnya,
anak-anak putus sekolah dan para calon wirausaha.
2)
Para pelaku ekonomi yang terdiri
atas para pengusaha kecil.
3)
Organisasi profesi dan
kelompok-kelompok masyarakat.
Asas
kewirausahaan adalah sebagai berikut :
1)
Kemampuan memecahkan masalah dan
mengambil keputusan.
2)
Kemampuan berkarya dengan semangat
kemandirian.
3)
Kemampuan berpikir, bertindak
kreatif, dan inovatif.
4)
Kemampuan bekerja secara tekun,
teliti, dan produktif.
Ruang
Lingkup Kewirausahaan
Dalam
berwirausaha banyak sekali bidang-bidang yang harus digeluti diantaranya adalah
:
a.
Lapangan pemberi jasa :
pedagang perantara, pemberi kredit atau perbankan, pengusa angkutan, pengusaha
birojasa traverl pariwisata, pengusaha asuransi, dan lain sebagainya.
b.
Lapangan perdagangan : pedagang
besar, pedagang menengah, dan pedagang kecil.
c.
Lapangan agraris : pertanian
(tanaman berumur pendek dan berumur panjang), perkebunan, dan kehutanan.
d.
Lapangan perikanan :
pemeliharaan ikan, penetasan ikan, makanan ikan, dan pengangkutan ikan.
Karakteristik
Wirausaha
Karakteristik adalah sesuatu yang berhubungan dengan watak,
perilaku, tabiat/sikap seseorang terhadap perjuangan hidup untuk mencapai
tujuan lahir batin. Karakteristik wirausaha biasanya dapat dilihat pada waktu
mereka berkomunikasi untuk mengumpulkan suatu informasi atau pada waktu
menjalin hubungan dengan para relasi bisnisnya. Salah satu kesuksesan
seorang wirausaha adalah harus mempunyai karakteristik yang baik dan
menarik. Karena karakteristik seorang wirausaha yang baik akan
membawa kearah kebenaran, keselamatan, serta menaikkan derajat dan martabatnya.
Dengan demikian dapat dikatakan, bahwa karakteristik wirausaha adalah
pembawaan, tetapi dalam hal mental bisa diubah melalui pendidikan dan
lingkungan yang baik.
Syarat mental yang perlu dipahami adalah sebagai berikut
:
a.
Simpatik dan berinisiatif
b.
Optimis dan percaya diri
c.
Jujur, berani
d.
Mempunyai imijinasi dan bertanggung
jawab
e.
Rajin dan teliti
f.
Seksama dan waspada
Karakteristik
Wirausaha meliputi :
1)
Komitmen tinggi,
2)
Sikap Jujur dan Selalu Ingin maju
dalam Berwirausaha,
3)
Disiplin,
4)
Kreatif dan Inovatif,
5)
Mandiri, dan
6)
Realitas
Komitmen
Tinggi
Komitmen Tinggi Seorang wirausaha yang berhasil adalah
seorang wirausaha yang memiliki komitmen tinggi. Dalam pengertiannya komitmen
diartikan sebagai berpegang teguh. Seseorang memiliki komitmen tinggi berarti
setiap saat pikirannya tidak pernah lepas dari perusahaannya, ia memiliki sikap
yang tegas, dan kosisten. Seorang wirausaha yang memiliki komitmen tinggi
adalah orang yang mentaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya
sampai berhasil.
Faktor
Pendukung
Ada beberapa faktor pendukung yang betul-betul memanfaatkan
komitmen tinggi. Faktor-faktor tersebut adalah :
a. Konsisten, tegas, dan fair.
Seorang
wirausaha dalam memutuskan sesuatu harus konsisten, maksudnya adalah sesuatu
yang diputuskan tidak boleh berubah-ubah.
b. Mercusuar
Dalam
hal ini seorang wirausaha harus memiliki kharisma, tidak sekedar menerangi dari
kejauhan, tetapi mempraktekan apa yang dibicarakan dan disampaikan.
c. Konsentrasi pada manusia
Dalam
hal ini seorang wirausaha selalu memperhatikan kepada masalah, keinginan, dan
perkembangan bawahannya akan berhasil menciptakan atmosfer kerja yang lebih
menyenangkan. Dengan adanya perhatian yang baik dari pimpinan, maka siapapun
yan mendapat tugas, akan selalu berusaha untuk menyelesaikan tugas dengan
sebaik-baiknya. Seorang wirausaha yang memiliki komitmen yang tinggi adalah
seorang wirausaha yang selalu menerapkan prilaku tepat waktu, tepat janji, dan
perduli terhadap mutu hasil kerja.
Pentingnya Komitmen Tinggi bagi Seorang WirausahaSeorang
wirausaha yang memiliki komitmen tinggi dalam berusaha harus memiliki tujuh
kekuatan yang dapat membangun kepribadiannya, diantaranya adalah:
a.
Kemauan keras untuk maju dalam
berwirausaha
b.
Pemikiran yang konstruktif dan
kreatif dalam berwirausaha.
c.
Ketekunan dan keuletan dalam
berwirausaha.
d.
Kesabaran dan ketabahan
e.
Ketahanan fisik dan mental
f.
Kejujuran dan tanggung jawab
g.
Keyakinan yang kuat untuk lebih
maju.
Sikap komitmen tinggi sangat penting bagi seorang wirausaha.
Adapun pentingnya komitmen tinggi bagi seorang wirausaha adalah :
a.
Memperoleh hasil yang maksimal
dengan sumber daya yang minimal.
b.
Meningkatkan etos semangat kerja
baik pribadi dan karyawan.
c.
Meningkatkan kesuksesan dalam
berwirausaha.
d.
Meningkatkan rasa kepercayaan dalam
berwirausaha.
e.
Meningkatkan dan memajukan
perusahaannya.
Komentar
Posting Komentar