Etika Bisnis


Etika Bisnis
·        Pengertian Etika
Etika merupakan Suatu pedoman untuk mendapatkan hidup yang bernilai atau bermartabat. Etika memberikan petunjuk tindakantindakan apa yang benar dan apa yang tindakan apa yang benar dan apa yang salah.
Menurut The World Book Encyclopedia (2008), etika mengajukan pertanyaanpertanyaan tentang benar dan salah dengan menggunakan metode “reasoning”, bukan benar-salah menurut kepercayaan atau tradisi.
Peter Koestenbaum (2002) memberikan formula untuk memahami etika
sebagai “melayani sesama”, dengan cara:
Ø  Janganlah melakukan sesuatu padaorang lain atas apa yang kita sendiri
tidak senang menerimananya.
Ø  Melayani sesama juga berarti Anda mau melihat dari kacamata orang
Ø  Melayani sesama juga berarti Anda mau melihat dari kacamata orang
lain. Masuklah ke dalam alam berpikir orang lain (another person’s point
of view) dan lihatlah apakah perbuatan Anda menyenangkan atau tidak.
Ø  Seringkali orang tidak menyadari perbuatannya akan mencelakakan
orang lain sebelum waktunya tiba
Ø  “Melayani sesama” juga berarti Anda menjadi seorang yang lebih dari
orang yang mengembangkan orang lain (karyawan)

·        Sifat-sifat Etika
            Etika adalah suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berperilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk. Terdapat 2 jenis Sifat etika yaitu sebagai berikut:
· Empiris, yaitu cabang filsafat yang membahas sesuatu yang ada atau konkret. Misalnya filsafat hukum yang mempelajari mengenai hukum.
· Non Empiris, yaitu filsafat yang berusaha melampaui hal konkret dengan seolah-olah menanyakan sesuatu yang ada di balik semua gejala konkret.

·        Kode Etik dalam Berbisnis
            Kode Etik Bisnis mencerminkan tindakan dan nilai-nilai yang kami pegang dalam berinteraksi dengan semua stakeholders EPI- karyawan, pelanggan, pemerintah, mitra dan komunitas untuk membangun hubungan jangka panjang dengan mereka. Tujuan dari kode etik ini adalah untuk memberikan informasi, kesadaran, pelatihan, serta cara untuk melaporkan setiap pelanggaran atau ketidak jelasan terkait dengan etika profesional dan etika kerja.

·        Kode Etik dalam Pertemuan dengan Klien, Supplier, dan Karyawan
            Kode Etik dalam pertemuan dengan klien, supplier, dan karyawan harus dapat melakukan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku dan berbudaya. Tujuan kode etik agar profesionalisme memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
            Pada dasarnya kode etik memiliki fungsi ganda yaitu sebagai perlindungan dan pengembangan bagi profesi .fungsi seperti itu yang lebih mementingkan pada kode etik sebagai pedoman pelaksanaan tugas professional dan pedoman bagi masyarakat sebagai seorang professional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyusun Rencana Bisnis