Sumber Daya Manusia bagi Organisasi Kewirausahaan
Sumber Daya
Manusia bagi Organisasi Kewirausahaan
·
Definisi Sumber Daya Manusia
Individu-individu dalam
organisasi kerwirausahaan yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang
berharga berupa peroduktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai
tujuan sistem organisasi kewirausahaan. Tugas penyediaan sumber daya manusia
yang semestinya adalah sangat penting bagi wiraswastawan. Produktivitas pada
semua organisasi kewiraswastaan ditentukan oleh bagaimana sumber daya manusia
berinteraksi dan bergabung untuk menggunakan sumber daya system manajemen.
·
Langkah-Langkah Penyediaan Sumber Daya Manusia
Untuk
menyediakan sumber daya manusia yang tepat bagi organisasi kewirausahaan ketika
berbagai posisi menjadi terbuka atau lowong, manajer hendaknya mengikuti empat
langkah berurutan, yakni:
- Perekrutan : Penarikan tenaga kerja adalah
langkah pertama di dalam menyediakan
sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali
terdapat posisi yang kosong. - Seleksi : Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
- Pelatihan : Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
- Penilaian hasil kerja : Penilaian tentang hasil kerja
yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang
diharapkan atau belum.
·
Sumber dari SDM
Disamping
suatu pengetahuan yang mendalam mengenai posisi organisasi yang akan diisi,
wirausahawan harus mampu menunjukkan sumber dari sumber daya manusia. Suatu
kendala didalam menemukan hal ini adalah kenyataan bahwa suplai individu yang
akan dipilih pada pasar tenaga kerja senantiasa berubah; pada dasarnya,
terdapat saat-saat dimana menemukan sumber daya manusia yang tepat adalah jauh
lebih sulit dibandingkan pada waktu-waktu lainnya.
Sumber-sumber
dari SDM yang tersedia untuk mengisi posisi bisa dikategorikan dengan 2 cara,
yaitu:
1. sumber yang berada didalam
organisasi kewirausahaan
Sekelompok karyawan yang sekarang
ada dalam suatu organisasi kewirausahaan adalah satu sumber dari SDM yang
mungkin memiliki kualifikasi terbaik untuk suatu posisi yang kosong. Walaupun
personalia yang ada biasanya bergerak secara lateral dalam suatu organisasi,
sebagian besar gerakan internal biasanya adalah promosi.
2. sumber yang berada diluar
organisasi kewirausahaan
Jika untuk beberapa alasan suatu
posisi tidak bisa diisi oleh seseorang yang berasal dari dalam organisasi
kewirausahaan, sejumlah sumber calon tenaga kerja tersedia diluar organisasi.
·
Teknik Pengembangan Ketrampilan
Teknik
pengembangan ketrampilan dalam program pelatihan bisa dibagi menjadi dua
kategori luas:
1)
teknik dalam jabatan untuk mengembangkan ketrampilan (on the job techniques for
developing skills)
2) teknik ruang kelas untuk mengembangkan
ketrampilan (classroom techniques for developing skills). Teknik pengembangan
ketrampilan dalam jabatan biasanya adalah tercantum dalam pelatihan dalam
jabatan (on the job training).
·
Memahami Motivasi
Motivasi
merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku
manusia., dan merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar
melakukan sesuatu yang kita inginkan. Seorang karyawan mungkin menjalankan
pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Maka dari
itu hal tersebut merupakan salah satu tugas dari seorang pimpinan untuk bias
memberikan motivasi (dorongan0kepada bawahannya agar bias bekerja sesuai dengan
arahan yang diberikan.
·
Bentuk-Bentuk Komunikasi
1.
Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal merupakan
komunikasi intrapribadi yang artinya komunikasi yang dilakukan kepada diri
sendiri. Proses komunikasi ini terjadi dimulai dari kegiatan menerima
pesan/informasi, mengolah dan menyimpan, juga menghasilkan kembali.
Contoh kegiatan yang dilakukan pada
komunikasi interpersonal adalah berdoa, bersyukur, tafakkur, berimajinasi
secara kreatif dan lain sebagainya.
2.
Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal adalah
komunikasi antarpribadi. Komunikasi ini juga dapat diartikan sebagai proses
pertukaran makna dari orang yang saling berkomunikasi antara satu individu
dengan individu lainnya. Suatu komunikasi interpersonal dapat terjadi apabila
memenuhi kriteria berikut:
- Melibatkan perilaku verbal dan nonverbal
- Adanya umpan balik pribadi
- Terjadi hubungan/interaksi yang berkesinambungan
- Bersifat saling persuasif
3.
Komunikasi Kelompok
Komunikasi kelompok dapat diartikan
sebagai tatap muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud dan
tujuan yang dikehendaki. Seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri atau
pemecahan masalah. Komunikasi kelompok merupakan komunikasi yang dillakkan oleh
beberapa orang lain atau sekelompok orang.
Contoh komunikasi kelompok antara
lain kuliah, rapat, briefing, seminar, workshop dan lain-lain. Dalam komunikasi
kelompok, setiap individu yang terlibat dalam kelompok masing-masing
berkomunikasi sesuai dengan peran dan kedudukannya dalam kelompok tersebut.
Pesan atau informasi yang disampaikan juga menyangkut kepentingan seluruh
anggota kelompok dan bukan bersifat pribadi.
4.
Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi adalah
komunikasi antarmanusia yang terjadi dalam hubungan organisasi. Komunikasi
organisasi merupakan proses komunikasi yang berlangsung secara formal maupun
nonformal dalam sebuah sistem yang disebut organisasi.
Komunikasi organisasi sering
dijadikan sebagai objek studi sendiri karena luasnya ruang lingkup komunikasi
tersebut. Pada umumnya komunikasi organisasi membahas tentang struktur
dan fungsi organisasi, hubungan antarmanusia, komunikasi dan proses
pengorganisasian, serta budaya organisasi.
5.
Komunikasi Massa
Komunikasi massa merupakan bentuk
komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan
komunikan secara massal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh, sangat
heterogen, dan menimbulkan efek tertentu. Jadi, Komunikasi massa sebagai pesan
yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.
Ciri-ciri komunikasi massa adalah
sebagai berikut:
- Komunikator biasanya suatu lembaga media massa
- Hubungan antara komunikator dan pemirsa bukan bersifat pribadi
- Menggunakan media massa
- Mediumnya dapat digunakan oleh orang banyak
- Komunikan adalah massa, yang bersifat heterogen
- Penyebaran pesan serentak pada saat yang bersamaan
- Umpan balik bersifat tidak langsung
- Pesan yang disebarkan cendrung tidak langsung berpengaruh terhadap massa
Komentar
Posting Komentar