Waralaba dan pemasaran langsung
Waralaba dan pemasaran langsung
Warabala
Waralaba adalah bentuk
kerjasama bisnis atau usaha dengan memakai prinsip kemitraan, sebuah perusahaan
yang sudah mapan baik itu dari segi sistem manajemennya, keuangannya maupun
dari marketingnya serta adanya merek dari produk perusahaan yang sudah dikenal
oleh masyarakat luas, dengan perusahaan ataupun individu yang memakai merek
dari produk maupun sistemtersebut itulah yang disebut dengan waralaba.
Pemasaran
Langsung
Terdapat perhatian yang
semakin meningkatdalam usaha baru yang melibatkan pemasaran langsung. Ia
memberi peluang yang menguntungkan dibanding tipe pemula lainnya karena
wiraswastawan biasanya menanggung resiko modal awal kecil dan bisa mendapatkan
manfaat dari usaha pemasarannya pada pelanggan tertentu yang bisa dijangkau
melalui teknik pemasaran langsung. Karena pemasaran langsung adalah pendekatan
kewiraswastaan khusus dan karena ia menawarkan beberapa keuntungan yang sama
seperti franchise, pendekatan ini dibahas di sini.
Ø Definisi
Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung bisa dinamakan
pengiriman pos langsung, pengiriman pesanan melalui pos, dan tanggapan
langsung. Semuanya termasuk kategori pemasaran langsung karena semuanya
melibatkan "aktivitas total" di mana penjualan mempengaruhi transfer
barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan
menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui
telepon, pos, atau kunjungan pribadi dari calon pelanggan.
Ø Inovasi
yang Mempercepat Pertumbuhan Pemasaran Langsung
Pertumbuhan
pemasaran langsung telah dipercepat dengan sejumlah inovasi penting. Kartu
kredit sebagai misalnya mempercepat transaksi pesanan melalui pos, bisa menghindari
pembayaran kontan. Perkembangan komputer memungkinkan penyiapan sejumlah besar
data, misalnya mengenai pelanggan, daftar barang, dan lain-lain.
Keuntungan
Dari Pemasaran Langsung.
Keuntungan utama dari
pemasaran langsung adalah kemudahan untuk masuk dalam usaha dan kebutuhan modal
yang kecil. Setiap orang bisa masuk dalam usaha pemasaran langsung tanpa ijin
usaha yang rumit dan persyaratan keterampilan dan pendidikan yang perlu.
Disamping kemudahan untuk masuk dalam usaha, kebutuhan modal yang diperlukan
untuk masuk dalam usaha pemasaran langsung juga minimal. Tidak diperlukan
fasilitas besar, toko, atau jumlah karyawan yang besar untuk masuk dalam usaha
pemasaran langsung.Modal yang diperlukan biasanya digunakan untuk pencetakan,
pengeposan, dan daftar-daftar lainnya.
Teknik Alternatif Pemasaran Langsung.
Sejumlah
strategi alternatif bisa digunakan oleh wiraswastawan pada usaha-usaha pemula.
a. Periklanan terklasifikasi (classified
advertising).
Pendekatan paling
sederhana dan tidak mahal bagi wiraswastawan adalah iklan terpilih pada surat
kabar dan majalah. Majalah atau surat kabar hendaknya diidentifikasi yang akan
mencapai pasar produk/ jasa yang tepat. Iklan terklasifikasi bisa mendatangkan
hasil laba yang tinggi.
b. Periklanan display (display ads).
Tipe periklanan ini
memungkinkan wiraswastawan membeli kolom pada majalah atau surat kabar. Ia
memberi peluang untuk menjelaskan secara gamblang mengenai gambaran produk/
jasa. Disamping itu kupon potongan harga bisa dimasukkan dalam iklan tersebut
sehingga pelanggan bisa memotongnya untuk dikirimkan bersama pembayarannya.
c. Kiriman pos langsung (direct mail).
Tehnik
ini memungkinkan wiraswastawan untuk mengirim barang secara langsung kepada
calon pelanggan. Tehnik ini hendaknya digunakan ketika terdapat produk dan
segmen pasar yang jelas.
d. Katalog penjualan (catalog sales).
Pencetakan katalog
berkualitas merupakan investasi yang sangat mahal bagi wiraswastawan. Walaupun
ini lebih mudah dibandingkan menjual di toko eceran. Katalog harus menarik dan
merangsang minat pelanggan. Keuntungannya adalah bahwa katalog memungkinkan
penjualan berulang karena katalog mungkin disimpan untuk digunakan di masa yang
akan datang.
e. Pemasaran tanggapan langsung media
(media directy renponse marketing).
Radio, televisi dan
telepon mungkin dipakai sebagai pendekat alternatif untuk pemasaran produk atau
jasa. Radio dan televisi dipandang sebagai bentuk periklanan media siaran.
Komentar
Posting Komentar